UKSW Terima Sertifikat ISO 9001:2015

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) resmi memperoleh sertifikat
ISO 9001:2015 dari PT. URS Services Indonesia. Penyerahan sertifikat
tersebut dilakukan langsung oleh Meriance  Kasenda perwakilan PT URS
Indonesia dan diterima langsung oleh Rektor UKSW Neil Semuel Rupidara,
SE., M.Sc., Ph.D., belum lama ini di ruang Bina Karya.


Dalam kesempatan tersebut Rektor UKSW didampingi oleh Pembantu Rektor
I Dr. Iwan Setyawan, Pembantu Rektor II Dr. Sri Sulandjari, S.E.,
M.S.I.E., Pembantu Rektor IV Joseph Ernest Mambu, S.Pd., M.A., Ph.D.,
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI) UKSW Komala
Inggarwati, S.E., M.M., Ph.D., serta Wakil Manajemen Mutu (WMM) UKSW Ir.
Ira Yumastuti.


Neil Semuel Rupidara menyampaikan apresiasi positif atas
diserahkannya sertifikat ISO di bidang manajemen pendidikan tinggi dan
pelayanan akademik tersebut. “Kami sebagai pimpinan banyak belajar dari
proses audit ISO selama ini khususnya sistem pendokumentasian. Namun
ketika masuk ke ranah akademik, banyak hal-hal yang membutuhkan
fleksibilitas sehingga kedepan perlu membangun sistem yang secara
filosofis dapat diterima di dunia akademik,” tutur rektor.


Sementara itu, Ir. Ira Yumastuti selaku WMM UKSW menyebut ini
merupakan kali kedua UKSW menerima sertifikat ISO dari URS. Sebelumnya,
pada Desember 2017 UKSW hanya menerima sertifikat ISO dibidang manajemen
perguruan tinggi saja. Namun sejak tahun 2018, pimpinan UKSW sepakat
memasukkan skop akademik. Sertifikat ini akan berlaku hingga Desember
2020.


Disebutkan Ira, sejumlah fakultas dan unit yang telah mengikuti audit
ISO adalah Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Teknik Elektronika
dan Komputer, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomika
dan Bisnis, dan Fakultas Bahasa dan Seni. Sementara unit yang terlibat
ISO adalah Biro Penelitian, Publikasi dan Pengabdian Masyarakat (BP3M),
Language Training Center (LTC), Biro Manajemen Kampus (BMK), Biro
Promosi, Humas dan Alumni (BPHA), Biro Kemahasiswaan (Bikem), serta HRD.


“Dari keseluruhan hasil audit memang masih ada beberapa temuan yang
perlu medapat perhatian dan selanjutnya harus dilakukan evaluasi secara
rutin. LPMAI akan bekerjsama dengan unit dan fakultas terkait untuk
menentukan standar monitoring sedangkan pelaksanaan nantinya akan kami
kembali serahkan kepada prodi dan unit,” tutur Ira.


Perubahan Signifikan


Disinggung mengenai manfaat penerapan ISO di UKSW disampaikan Ira
cukup banyak perubahan signifikan selama delapan tahun penerapannya.
Secara administratif pelayanan peningkatan mutu semakin baik, dibuktikan
dengan menurunnya jumlah komplain yang masuk.


Kedepan disampaikan Ira akan terus dilakukan perbaikan berkelanjutan
agar semakin dapat memuaskan pelanggan. Ira juga berharap penerapan ISO
semakin membudaya di lingkungan UKSW mulai dari perencanaan,
pelaksanaan, monitoring hingga evaluasi. Hal ini juga bertujuan untuk
mempermudah prodi mempersiapkan akreditasi.


“Kami bersyukur karena pimpinan banyak memberikan dukungan serta
komitmen yang tinggi dalam menjalankan proses penjaminan mutu. Sebagai
langkah nyata, belum lama ini LPMAI menggelar pelatihan Auditor Internal
Bersertifikat yang diikuti oleh 36 peserta baik dosen maupun staf
dengan narasumber Dr. Ir. Hisar Sirait, MA dari Tim Pengembang Sistem
Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Direktorat Penjaminan Mutu,
Kemristekdikti,” tegasnya. (chis/upk_bpha/foto:chis_bpha).

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp