Tingkatkan Minat Riset Generasi Muda, FTEK Gelar Lomba Line Follower

Pesatnya kemajuan industri membuat dunia semakin gencar melakukan riset dan menciptakan teknologi tepat guna. Hal tersebut juga memaksa Indonesia untuk memajukan dunia teknologi, terutama penciptaan teknologi baru di bidang Robotika. Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) pun mengadakan Lomba Line Follower (29/10) untuk memupuk jiwa riset dan minat para generasi muda sejak dini di bidang Robotika.


“FTEK mengadakan lomba Line Follower ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus meningkatkan ketertarikan para siswa sekolah di dunia robotika,” tutur Deddy Susilo, M.Eng selaku Koordinator Bidang Kemahasiswaan FTEK yang ditemui usai memberikan sambutan pembukaan. Deddy juga mengungkapkan harapannya agar acara tersebut bisa menjadi acara tahunan dan semakin besar, bukan hanya lomba Line Follower melainkan juga programming serta lomba membuat alat secara on the spot dengan komponen-komponen eletronika yang disediakan di tempat. Sehingga mampu meningkatkan jiwa kreativitas dan inovasi siswa di bidang teknologi. Lomba Line Follower tersebut dibuka untuk siswa Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah. Tak kurang dari 17 kelompok turut serta pada perlombaan yang digelar di Ruang E126 Universitas Kristen Satya Wacana tersebut. Sekolah yang mengikuti lomba antara lain SMA N 01 Salatiga, SMA Kristen Satya Wacana, SMK Telkom Semarang, SMA Kristen 01 Salatiga, SMA Kolose Loyola Semarang, SMA Kolose De Britto, SMK Telkom Tunas Harapan Salatiga, SMK N 02 Salatiga, SMP Lentera Ambarawa, dan SD N 01 Johar Baru Jakarta. “Tahun ini kami membuka pendaftaran untuk umum, yaitu siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Adanya siswa SD yang mengikuti lomba kali ini membuktikan bahwa dunia Robotika bukan hanya untuk orang dewasa tapi anak-anak pun mampu, “ ungkap Agung Rahadyan, ketua panitia Electronic Line Follower and Programming Contest (ELPC).

Untuk menjadi jawara pada lomba tahun ini, peserta harus memastikan robotnya melewati lintasan sejauh 13,15 meter dan berhasil melalui berbagai rintangan dari start hingga garis finish, yakni lintasan dengan garis putus-putus, perempatan, pertigaan, jalur berkelok-kelok, terowongan, jalur segienam, hingga tanjakan dan turunan dengan waktu tercepat. Setelah 5 jam bertanding dengan sistem versus (duel), melewati babak penyisihan, semifinal, dan final. Akhirnya kelompok Stenza berhasil menyabet raihan waktu 33,56 detik sehingga dinobatkan sebagai juara I, juara II diraih kelompok Bravo One, dan Juara III direbut kelompok Youth’s Engineer, ketiganya dari SMK N 02 Salatiga serta Juara Best Design dari SMA N 01 Salatiga. Masing-masing mendapatkan 2,5 juta, 1,5 juta, 1 juta, dan 350 ribu. Kelompok Stenza yang digawangi oleh Izzaka Perkasa, Dhanang Setyo Wicaksono, dan Yahya Amma merasa bangga dan senang, “ Kami sangat senang dan bangga bisa menang di lomba Line Follower ini, awalnya gak nyangka bakal sampai final karena lawannya keren-keren robotnya. Terima kasih kepada pembimbing kami, Bapak Nianda Aji dan Nugraha Aprilianto, ” imbuh Izzaka salah satu anggota kelompok yang tidak bisa menyembunyikan luapan kebahagiaannya saat ditemui setelah menerima hadiah. Kelompok Stenza menambahkan bahwa kunci dari kemenangan mereka adalah team work, tidak mudah menyerah, dan yang paling utama berdoa. Untuk robot, mereka mengerjakan selama 3 minggu dengan keistimewaan menggunakan 12 sensor sehingga lebih sensitif dalam pembacaan garis lintasan, memakai pengatur kecepatan dengan variabel resistor, dan menggunakan IC 339, 741S32, dan 741S02 untuk logikanya.

Ditemui seusai acara, Abdurrahman F.H.Baskoro yang merupakan siwa SD N Johar baru 01 Jakarta menyatakan bahwa dirinya ingin mencoba lagi tahun depan, “Aku senang dunia robotika dan buat-buat robot kayak gini. Meskipun kalah aku gak mau nyerah dan pengen ikut lagi tahun depan. Aku jadi termotivasi untuk lebih baik lagi karena yang lain bagus-bagus ternyata,” imbuhnya.Lomba Line Follower tersebut merupakan salah satu dari rentetan kegiatan Electronic and Line Follower Programming Contest (ELPC) yang sebelumnya telah menyelenggarakan Seminar inovasi dan kreativitas dengan tema Through Your Career with Your Talent and Creativity dan Workshop Arduino bulan Juni kemarin. (snv)

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp