R2C Warrior UKSW Raih Juara 2 Nasional

Tim Robotics Research Center (R2C) kembali mengharumkan nama UKSW di kancah nasional. Tim yang beranggotakan mahasiswa Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer (FTEK) ini kembali mencetak prestasi tingkat nasional. Kali ini, dengan Robot R2C Warrior-nya, tim ini berhasil merebut Juara 2 Tingkat Nasional Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Tingkat (KRSBI) dalam ajang Kontes Robot Indonesia 2017.

Raihan juara ini diakui tim R2C di luar perkiraan. Melihat hasil putaran penyisihan dan tim lawan, tim kebanggaan UKSW ini menargetkan masuk di semi final. “Kami puas dengan raihan juara dua nasional. Kami puas karena di tingkat nasional ini robot R2C Warrior kami berhasil mengalahkan juara satu dan dua lawan kita di tingkat regional tiga,” tegas Koordinator R2C Yohanes Haryudanta saat diterima Pembantu Rektor III UKSW Arief Sadjiarto, SE.,M.Pd, Senin (17/7). Di babak final KRSBI, Robot R2C Warrior harus mengakui keunggulan robot Gerhana Dewaruci Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dengan skor akhir 3-6. “Kami sempat alami error disalah satu motor servo robot, tetapi berhasil kami atasi,” imbuh Yohanes Haryudanta. Arief Sadjiarto mewakili Pimpinan UKSW menyampaikan rasa bangganya atas raihan prestasi R2C di ajang bergengsi tingkat nasional ini. “Pastinya kami bangga dengan prestasi yang diraih, dan kami berterimakasih atas perjuangan teman-teman mahasiswa mengikuti kompetisi ini. Hasil ini menunjukan kualitas kita, meskipun kita tidak punya jurusan khusus robot tetapi setiap tahunnya kita selalu mencetak prestasi baik di tingkat nasional maupun regional,” kata Arief Sadjiarto.

Lebih lanjut Arief Sadjiarto menuturkan raihan prestasi ini jangan berhenti sampai di sini. Penting untuk mengadakan regenerasi untuk pengembangan riset ke depan juga. Senada dengan Arief Sadjiarto, Daniel Santoso, MS dosen pembimbing tim R2C juga menyampaikan bahwa dengan raihan prestasi ini, mahasiswa FTEK yang tergabung di R2C tak lantas puas. “Kami segera melakukan regenerasi untuk persiapan kompetisi tahun depan,” tutur Daniel Santoso. Yohanes Haryudanta juga menegaskan apa yang disampaikan dosen pembimbingnya. “Kami segera regenerasi dan perbanyak riset untuk persiapan kontes tahun depan,” tutur koordinator tim yang mempunyai moto “My Team is My Blood” ini. Tim R2C merupakan salah satu tim yang berhasil maju di KRI tingkat nasional setelah lolos di tingkat regional. Ada 93 tim dari 48 perguruan tinggi yang berpartisipasi di KRI Tingkat Nasional yang berlangsung di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, pekan lalu.  Sebelumnya, R2C Warrior berhasil meraih Juara 3 KRSBI Tingkat Regional 3 dan meraih penghargaan desain terbaik. Tim R2C Warrior beranggotakan 10 mahasiswa yaitu Anton Suprayudi, Yohanes H. Dwiyatmaka, Chandra Pengestu, Dani Setya Ardian, Gideon S. Nugroho, Ane Cornelia, Yonathan Darwinto, M. Abdussy S, Andika Sukma Deryawan dan Johandi. Tim ini di bawah bimbingan Gunawan Dewantoro, M.Sc.,Eng. (upk_bpha/foto:upk).

Bagikan:
Facebook
Share
WhatsApp