Khansa sangat senang dan bersyukur dapat memperoleh kesempatan untuk magang di salah satu universitas di Taiwan, “ Saya belum pernah ke luar negeri sebelumnya. Awalnya tidak percaya ketika mendapatakan email dari Chung Cheng University (CCU) yang menyatakan bahwa saya diterima magang di CCU. Saya sangat bersyukur, meskipun ada rasa cemas dan takut karena baru pertama kali. Namun karena dukungan keluarga, fakultas, orang-orang terdekat, dan teman-teman, akhirnya saya memberanikan diri dan membulatkan tekad, ”imbuhnya. Saat ditemui pada sesi wawancara, Khansa menjelaskan bahwa sebelum diumumkan diterima magang, dirinya harus melewati seleksi administrasi dan membuat paper seputar telepon selular. Ada tiga mahasiswa yang diterima magang di Chung Cheng University periode Juni hingga Juli yaitu Fairuz Khansa dari FTEK Universitas Kristen Satya Wacana dan dua mahasiswa dari Universitas Atma Jaya Jakarta. Tiap mahasiswa memiliki tugas dan project masing-masing, seperti halnya Khansa yang telah menuntaskan project dengan judul The ISM-Band loop Antenna for Surgical Guidance Systems.
“Selama magang di Taiwan, saya melakukan penelitian di laboratorium dari pukul 10 pagi hingga pukul 6 petang. Banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapat, yaitu menambah wawasan tentang antena dan Software HFSS, berkenalan dengan teman-teman baru di Taiwan dengan berbagai latar belakang budaya, lebih aktif dan komunikatif dalam setiap kesempatan, dan mampu bersosialisasi di tempat baru dengan baik,” imbuh Khansa yang menjadi lebih mandiri dan tanggung jawab karena telah ditempa dengan tugas dan riset yang harus diselesiakan di Taiwan selama dua bulan kemarin. Khansa juga berpesan khususnya untuk adik angkatan agar jangan pernah takut untuk meraih mimpimu, “Jangan takut keluar dari zona nyaman, sesulit apa pun pasti ada jalan, mulailah dahulu, “jelasnya. (snv).