Seiring dengan perkembangan dunia yang pesat, maka perlu mengembangkan daya cipta yang mampu menghasilkan hal-hal baru. Hal tersebut menjadi landasan FTEK menggelar seminar tentang kreativitas pada hari Jumat (15/7). Bertempat di Gedung E 126 UKSW, seminar tersebut dihadiri Imanzah Nurhidayat, Gunawan Mukti Wibowo, dan Cindy Gulla, sebagai pembicara.“Dengan mengangkat tema Step Forward Through Your Career with Your Talent and Creativity, kami berharap dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya kreativitas serta penerapannya untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Agung Rahadyan selaku ketua seminar. Imanzah Nurhidayat memaparkan bahwa untuk menjadi seseorang yang sukses jangan hanya melakukan hal-hal yang biasa dan di zona aman, tapi melakukan hal-hal yang luar biasa dan bernilai lebih dengan mencoba dan mengembangkan sesuatu yang baru. “Manusia yang mampu survive saat ini adalah mereka yang megalami pergeseran pola pikir, yaitu manusia dengan kebiasan problem solving, critical thinking, dan berjiwa intrapreneur,” tegas pimpinan zurich tersebut. Gunawan Muktiwibowo berbagi pengalamannya selama bekerja di dunia perminyakan dan gas. Beliau menjelaskan bahwa setiap orang mempunyai kesempatan untuk sukses asalkan mau berusaha dan tidak menyerah. Dalam keseharian juga perlu melihat segala sesuatu bukan hanya dari satu sisi tapi carilah sudut pandang yang berbeda. “Setiap orang punya bakat masing-masing, namun bakat saja tanpa adanya kreativitas dalam menciptakan hal-hal baru, kita tidak akan bertahan di zaman globalisasi seperti saat ini,” tambahnya.
Cindy Gulla sebagai pembicara terakhir juga membagikan pengalamannya selama berkecimpung di dunia Entertainment. Menurutnya ada sepuluh cara untuk mengembangkan pikiran kreatif, yaitu mengembangkan hobi/kesukaan sebagai sumber kreativitas, selalu ingin tahu dan berimajinasi, menghadapi masalah dengan creative thinking, membiasakan diri membaca buku karena buku merupakan jendela dunia, jangan takut bermimpi dan gagal, mengakui kesalahan sendiri, peka terhadap lingkungan sekitar, saling membantu dan tidak mementingkan diri sendiri, dan berani jadi diri sendiri. ”Kreativitas merupakan hal yang penting karena kreativitas adalah awal dari segalanya. Produk-produk teknologi canggih yang saat ini marak beredar dan kita gunakan awalnya juga hasil kreativitas. Kreativitas dapat terus terasah dengan mewujudkan ide dan gagasan,” imbuhnya. FTEK juga mengadakan workshop pada hari Sabtu (16/7). Mengangkat tema Automation Just in Your Hand, workshop tersebut dihadiri oleh mahasiswa UKSW, siswa SMA/SMK Salatiga, dan masyarakat umum sebagai peserta. “Perkembangan teknologi yang semakin meningkat menyebabkan para produsen teknologi membuat open platform untuk sistemnya agar semakin mudah mengembangkannya. Sehingga pada workshop kali ini, kami menggunakan Arduino. Selain harganya terjangkau, Arduino juga user friendly sehingga cocok bagi pemula,” tambah Andika Sukma, salah satu panitia. Workshop dimulai pukul 08.00 WIB dengan rangkaian agenda dari pengenalan seputar Arduino, pengenalan alat-alat atau pun produk hasil pemanfaatan Arduino, mengajarkan cara menggunakan Arduino kepada peserta (praktik), dan hingga pameran hasil karya pemberi materi dengan pemanfaatan teknologi Arduino. (sty/snv)